Festival Ekonomi Kreatif

Situs blog resmi Festival Ekonomi Kreatif Tk SMA dan Sederajat se-Indonesia (FEKSI)

Rekor telmit pecah di Bali

Tinggalkan komentar

Dua puluh enam sekolah hadiri telmit FEKS di Denpasar.

Seabrek predikat kreatif harus disematkan kepada masyarakat Bali. Jauh hari sebelum ekonomi kreatif berkembang dan memperoleh atensi besar pemerintah, Bali adalah tempat yang menyimpan segudang aktivitas ekonomi kreatif. Mulai dari seni pertunjukan, kerajinan, hingga fesyen, telah mekar di Bali selama berpuluh-puluh tahun. Pantaslah jika FEKSI 2010 mengagendakan Bali, khususnya Denpasar dan sekitarnya menjadi salah satu lokasi program.

Apabila di Bandung, Pekanbaru, dan Palembang euforia telmit membuncah dari sudut jumlah peserta, maka di Denpasar, dalam telmit hari Kamis (7/10), pk. 14.00 – 16.00 wita di Aula SMA Dwijendra, jumlah wakil SMA dan sederajat yang hadir, ganti memecah rekor di kota-kota itu. “Dua puluh enam wakil sekolah menghadiri telmit, dengan peserta sebanyak 90 orang,” ungkap M Yamin, Koordinator FEKSI wilayah Denpasar. “Bahkan beberapa sekolah yang selama ini belum pernah mengikuti program-program SPS Pusat, juga ikut hadir dalam telmit FEKSI,” imbuhnya.

Luh Gede Sri Artini, membeber tips menulis dan berdebat.

Kehadiran wakil-wakil sekolah di luar Denpasar macam SMAN 1 Tegalalang, SMAN 2 Tabanan, dan SMAN 1 Gianyar, sungguh menunjukkan atensi besar mereka mengikuti FEKSI. “Ini adalah sebuah apresiasi besar untuk FEKSI. Kami sangat tersanjung dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh sekolah di Denpasar dan sekitarnya mengikuti telmit FEKSI,” ujar Asmono Wikan, Ketua Panitia FEKSI menanggapi banyaknya peserta telmit.

Seperti dalam event-event yang digelar SPS Pusat sebelumnya di Denpasar, beberapa sekolah yang menjadi langganan ikut kegiatan SPS tampak hadir dalam telmit FEKSI. Mereka antara lain SMAK Solverdi, SMAN 1 Denpasar, SMAN 1 Kuta, SMAN 1 Mengwi , SMAN 3 Denpasar, SMAN4 Denpasar, SMAN7 Denpasar, SMAN 8 Denpasar, SMA Dwijendra, dan SMA PGRI 2 Denpasar.

Seusai memberikan penjelasan teknis seputar pelaksanaan FEKSI, salah satu dewan juri FEKSI wilayah Denpasar, Luh Gede Sri Artini, ikut menyampaikan sejumlah tips. “Sebelum membuat naskah artikel, usahakan membaca dulu sebanyak mungkin sumber atau referensi. Lalu endapkan, pilihlah sudut pandang atau tema yang paling dikuasai, baru selanjutnya tuliskan dalam halaman-halaman di komputer,” ujarnya membeber kiat-kiat ampuh menulis artikel.

Testimoni Bosman.

Dalam telmit di Denpasar itu, panitia juga menghadirkan salah satu pemenang event SPS Pusat tahun 2007, Olimpiade Membaca APBN tingkat nasional, Bosman Ariesta Gusti Putu, untuk ikut memberikan motivasi. “Perbanyaklah membaca dan jangan takut menuliskan ide-ide liar sekalipun yang terlintas di kepala ketika hendak menyiapkan naskah artikel. Sementara untuk yang hendak ikut lomba debat, jangan pernah takut pada nama besar sekolah lain,” tuturnya penuh semangat. “Status saya sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana saat ini, adalah buah dari mengikuti event-event nasional seperti ini yang digelar SPS,” sambung Bosman membakar atensi hadirin.

Sesuai jadwal, pelaksanaan lomba debat dan menulis artikel FEKSI wilayah Denpasar dan sekitarnya, akan digelar pada 30 November – 1 Desember 2010. “Mudah-mudahan tidak bentrok dengan momen ujian akhir semester,” harap Yamin. ***

Penulis: asmonowikan

An Optimistic and romantic man...!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s