Festival Ekonomi Kreatif

Situs blog resmi Festival Ekonomi Kreatif Tk SMA dan Sederajat se-Indonesia (FEKSI)

FEKSI di Banjarmasin digelar besok siang

7 Komentar

Festival Ekonomi Kreatif tingkat SMA dan Sederajat se-Indonesia (FEKSI) 2010 wilayah Kalimantan Selatan, bakal dihelat besok siang, Jumat (26/11) sampai Sabtu (27/11), di Gedung Wartawan PWI Cabang Kalsel, Jalan Pangeran Hidayatullah (Lingkar Luar Dalam) Kalurahan Banua Anyar, Banjarmasin. Acara pembukaan dan babak penyisihan lomba debat besok direncanakan mulai usai shalat Jumat, sekitar pk. 13.30WITA. Diawali dengan pengambilan nomor undian para peserta debat yang tercatat sebanyak 22 tim debat.

Untuk kategori lomba menulis artikel, FEKSI wilayah Kalsel juga diikuti oleh 22 peserta. Umumnya para peserta lomba debat dan menulis artikel berasal dari Banjarmasin, Banjarbaru, dan Tabalong. Setelah melewati babak penyisihan dari siang hingga sore hari, panitia akan mengumumkan 10 tim debat yang bakal berlaga di babak semifinal, serta 10 nominator penulis artikel yang akan menjalani babak presentasi pada Sabtu (27/11) pagi di tempat yang sama. Kemudian dilanjutkan babak final debat, hingga menghasilkan satu pemenang utama lomba debat maupun menulis artikel, untuk mewakili Kalsel ke fase grand final di Jakarta Desember mendatang.

FEKSI wilayah Kalsel terselenggara atas kerjasama Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) Pusat dengan Kementerian Perdagangan RI, dan didukung oleh SPS Cabang Kalsel dan Harian Banjarmasin Post. ***

Penulis: asmonowikan

An Optimistic and romantic man...!

7 thoughts on “FEKSI di Banjarmasin digelar besok siang

  1. bapak.asmono wikan.
    salam dari perwakilan lomba debat RIAU.

  2. Aslm. salam FEKSI 2010 . . .

    Kira2 kalau mau ngeliat event itu, tuk datang ke sana’a, boleh pake baju bebas g’ pak?

  3. Ayoooo, pelajar Kalsel semangat abizzt, jadikan event ini sebagai hadiah istimewa buat guru-gurumu yg tengah memperingati hari Guru dan PGRI hari ini……………..

  4. Alhamdulillah, sempat hadir sebagai penonton dalam lomba FEKSI Kalimantan Selatan yang diselenggarakan pada tanggal 26 dan 27 Nopember 2010 di Balai Wartawan Banjarmasin. Beberapa catatan dari pengamatan saya mengenai lomba artikel adalah :
    1. Lomba dibagi dalam 2(dua) sesi yaitu penilaian Artikel dan penilaian presentasi, tetapi konsep lomba menjadi tidak jelas apakah lomba penulisan artikel ataukah lomba presentasi, karena peserta yang artikelnya terbaik menurut penilaian juri sendiri, ternyata pada penilaian final (setelah ditambah presentasi) dinyatakan kalah oleh juri dari peserta yang nilai artikelnya bahkan tidak masuk 3(tiga) besar.
    2. Beda Lomba Penulisan Artikel dengan Lomba Presentasi : (a) lomba penulisan artikel, penilaian dititik beratkan pada metode penulisan, penggunaan tanda baca, alur tulisan, kedalam kajian, penggunaan bahasa, kesesuaian antara tema dengan judul dan isi tulisan. (b) lomba presentasi, tulisan tidak perlu, karena panitia menentukan judul dan terserah bagaimana peserta menyampaikan presentasi atas judul tersebut dengan bahasa vokal yang baik, jelas, sistematis dan dengan bahasa tubuh yang terkoordinasi dengan ucapan.
    3. Mungkin tidak ada Standart Operation Prosedur dalam penjurian, karena para juri yang tidak saling kenal sebelumnya, terjebak pada aktualisasi diri sehingga saling melontarkan pertanyaan yang menggunakan bahasa tinggi (Baik tata bahasa maupun Istilah asing) yang stratanya diatas kemampuan siswa setingkat SMA, bahkan kadang Juri hanya melemparkan opini kemudian menunggu jawaban.
    4. Tidak ada pertanyaan Juri yang menyoroti daftar pustaka artikel, padahal ini penting sebagai pintu masuk untuk melakukan pengujian mengenai : “apakah peserta benar-benar penulis artikel atau bukan”.
    Beberapa hal perlu diwaspadai untuk FEKSI nasional :
    1. Kemungkinan artikel pada lomba ditingkat daerah (propinsi) tidak sama dengan artikel pada lomba ditingkat nasional, karena sudah dilakukan revisi dengan mengadopsi berbagai ide peserta lain sehingga tidak orisinil lagi, dan atau ;
    2. Kemungkinan Peserta FEKSI Nasional menggunakan Artikel peserta lain yang kalah ditingkat daerah.

    Demikian beberapa catatan saya :
    Selamat Berprestasi, salam hangat Drs. Firman Fadillah, MH (Juri Nasional Gelar Prestasi dan Bela Negara (GPBN) tingkat SMK tahun 2008 dan tahun 2009).

    • Hallo Pak Firman… Terima kasih banyak atas perhatian dan saran-saran dari Pak Firman. Sungguh, semua yang bapak sampaikan sangat berguna bagi kami untuk memperbaiki kinerja pelaksanaan FEKSI tahun depan. Tentang artikel peserta yang akan masuk ke grand final, kami sudah memberikan aturan, bahwa artikel tidak akan diubah (direvisi). Di Jakarta nanti, artikel mereka (10 juara dari 10 propinsi), akan dinilai ulang oleh juri yang berbeda dan mereka akan melakukan presentasi ulang. Jadi, kami menjamin, tidak akan ada upaya-upaya dari peserta untuk mencurangi juri dengan membuat artikel berbeda atau bahkan direvisi. Karena artikel yang mereka tampilkan di tiap daerah, sudah ada dalam data base kami.

      Apapun…. Sekali lagi terima kasih banyak atas pemikiran dan masukan pak Firman. Sukses slalu bagi bapak. Sampai bertemu tahun depan dalam ajang FEKSI 2011. Salam FEKSI dan kreatif selalu…!!!

  5. lombanya bagus, cuma kurang fair saja. kesempatan lain, hrus dibedakan antara lomba debat, lomba presentasi dan lomba artikel. kasihan mrk yang sudah susah payah menulis sebagus mungkin tapi disingkirkan oleh presentasi yang cenderung mengarah kpd perdebatan. jika seorang bisu tapi mampu menulis artikel yang tajam dan aktual, haruskah ia tersingkir krn tak mampu berdebat?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s